Halloween Costume ideas 2015

Batam to Welcome New Botanical garden

Kementerian Pekerjaan Umum, bersama-sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Batam Kota, akan mengembangkan Kebun Raya Batam (KRB) atau Batam Botanical Garden di daerah 86 hektar.

Berlimpah dengan pohon; lokasi saat ini dikelilingi oleh beberapa resor dan klub golf.

Para pejabat mengatakan taman akan berfungsi sebagai pusat konservasi tanaman pesisir dan diharapkan menjadi objek wisata baru di Batam.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto baru-baru ini meresmikan upacara peletakan batu pertama proyek, menandai dimulainya pembangunan tahap awal.

Taman ini diharapkan mulai beroperasi pada 2019.

"Zona penerimaan KRB akan didanai sebesar Rp 21 miliar (sekitar US $ 1,8 juta) dari anggaran negara. Taman ini diharapkan menjadi pelopor kelas dunia dalam konstruksi kebun raya di Indonesia. Ini akan menyeimbangkan pertumbuhan yang cepat dari kawasan industri dan komersial di Batam, "katanya.

KRB adalah di antara 12 kebun raya yang akan dikembangkan oleh pemerintah selama lima tahun ke depan. Proyek ini akan menggunakan hingga Rp 336.500.000.000 dari total Rp 1,2 triliun yang dialokasikan dana APBN. Dana tersebut akan dikucurkan secara bertahap mulai tahun ini.

Wakil kepala LIPI Djusman Sajuti mengatakan keanekaragaman hayati Indonesia menyumbang 10 persen dari total keanekaragaman hayati di dunia. Namun, berbagai vegetasi adalah dalam risiko kepunahan akibat deforestasi. Dia menekankan pentingnya botani koleksi kebun perumahan yang cocok untuk lokasi mereka.

"The Batam Botanical Garden akan bermegah koleksi vegetasi pantai. Ini sesuai dengan lokasi taman ini, "katanya.

Secara terpisah, Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan pemerintahannya akan mendukung sepenuhnya pengembangan KRB serta area perluasan 100 hektar. Perluasan lahan tersebut akan mencakup hutan mangrove saat ini terletak di pinggiran luar KRB.

"Jika daerah reservoir KRB direncanakan akan diperluas ke hutan mangrove, daerah bisa mencapai 100 hektare, sehingga lebih besar dari Botanical Garden Bogor (87 hektar) dan bahkan Botanical Garden Singapura (74 hektar)," kata Dahlan di Jakarta Post baru-baru ini.

Ia mengatakan masuknya hutan bakau akan menggarisbawahi karakteristik KRB sebagai pusat konservasi tumbuhan pesisir karena mangrove yang merupakan bagian integral dari wilayah pesisir, yang mencegah erosi.

Dahlan optimis bahwa kebun raya baru akan menarik banyak pengunjung dalam dan luar negeri, terutama dari negara-negara tetangga.

"Banyak pengunjung asing, terutama dari Singapura dan Malaysia, menjelajahi hutan mangrove di Kepulauan Riau. Ketika KRB selesai, itu bisa menjadi tempat wisata baru di Kepulauan Riau, "katanya.

Tahun ini, Batam menargetkan 1,5 juta turis asing. Tahun lalu, pemerintah kota melihat 1.304.177 wisatawan asing, lebih tinggi dari 1,2 juta turis asing yang ditargetkan.

Para wisatawan asing terutama berasal dari Singapura dan Malaysia, diikuti oleh Korea, China, Jepang, India, Amerika Serikat dan Australia.

Batam peringkat ketiga dalam hal tujuan wisata asing favorit nasional setelah Jakarta dan Bali.


Source: The Jakarta Post - English

Post a Comment

MKRdezign

{facebook#https://facebook.com/indrablissparkbatam} {twitter#http://twitter.com/Blissparknagoya} {google-plus#https://plus.google.com/110208109133416695761/posts} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCQ_b9_i_XQnfknjRDwMl28Q} {instagram#https://instagram.com/blissparknagoya}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget