Halloween Costume ideas 2015
2014

BP Batam Gelar Forum Bisnis dengan Amcham Indonesia

JAKARTA (HK)- Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar forum bisnis dengan American Chamber of Commerce (Amcham) Indonesia di Hotel J.W. Marriot Jakarta, Kamis (28/8).
Forum bisnis tersebut dihadiri The Economic Officer of the Embassy of the USA for Indonesia Phillip Nervig, Asisten Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Rizal Edwin Manansang, Managing Director of the American Chamber Commerce Indonesia (AmCham) Andrew White, Direktur PT McDermott Indonesia Ray Reagen, dan sejumlah pengusaha Amerika yang berada di Jakarta.

Sedangkan dari BP Batam dihadiri Staf Ahli BP Batam Asroni Harahap, Direktur Investasi dan Pemasaran Purnomo Andiantono, Direktur Lalu Lintas Barang Tri Novianta Putra, serta dihadiri juga oleh Direktur Asia Pasifik Konsultan Frost & Sullivan Chivazi Das.

Asisten Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Rizal Edwin Manangsang dalam sambutannya mengatakan, Kemenko Perekonomian sangat mendukung kegiatan ini dan berharap akan dapat memberikan kejelasan para investor yang hendak berinvestasi di Batam. Forum ini merupakan sarana untuk memperkenalkan Indonesia khususnya Batam sebagai kawasan investasi dan membuka peluang untuk kegiatan berinvestasi di Indonesia.

Rizal Edwin Manangsang juga mengatakan, partisipasi Kedutaan Besar Amerika dan AmCham merupakan stimulus penggerak bagi investor Amerika untuk berinvestasi di Batam ke depannya.

Sementara The Economic Officer of the Embassy of the USA for Indonesia Phillip Nervig berpendapat bahwa, Batam merupakan tempat yang sangat tepat untuk berbisnis. Ia mengatakan pada bulan Desember tahun ini pihaknya akan berkunjung ke Batam untuk melihat langsung perkembangan investasi di Batam.

Phillip Nervig mengungkapkan bahwa prioritas utama Kedutaan Besar Amerika adalah meningkatkan hubungan kerja sama antara USA dan Indonesia. AmCham merupakan salah satu jalan untuk mencapai kerja sama ini.

Managing Director of the Amcham Indonesia, Andrew White menjelaskan kepada forum, bahwa Amerika merupakan negara dengan nilai investasi cukup besar di Indonesia mencapai USD 16 miliar.

Staf Ahli Kepala BP Batam, Asroni Harahap yang hadir mewakili Kepala BP Batam, dalam sambutannya mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan perizinan, BP Batam memberikan banyak kemudahan agar lebih cepat dan efisien di bidang ekspor dan impor.

Pada Forum AmCham ini, BP Batam turut menghadirkan Direktur PT McDermott Indonesia Ray Reagen dan General Manager Marketing PT Citra Tubindo Joe C. Bartlett, untuk memaparkan succes story (keberhasilan) perusahaan Amerika dalam menjalan operasionalnya di Batam.

Mereka mengakui bahwa dalam menjalankan kegiatan investasinya, banyak diberikan kemudahan pelayanan, sehingga dapat menjalankan kegiatan investasinya dengan baik. Batam merupakan pilihan yang tepat sebagai kawasan bisnis, karena Batam merupakan gerbang kawasan pasar Asia. Akses masuk Batam yang mudah, juga menjadikan Batam lokasi yang ideal sebagai tempat berinvestasi.

Dalam lima tahun terakhir ini, tercatat sebanyak delapan perusahaan Amerika yang beroperasi di Batam dengan nilai investasi sebesar lebih dari USD8,5 juta seperti PT McDermott, Petrotech Batam, Proserv dan lain sebagainya.

Dalam Batam Investment Forum kali ini, BP Batam khusus mengundang para pengusaha/investor Amerika yang dihadiri sekitar 45 pengusaha Amerika dari sekitar 25 perusahaan, antara lain Alpha Pacific Group, Tractus Asia, USAID, dll., dengan tujuan untuk memberikan informasi kebijakan dan peluang bisnis terbaru di Kawasan Perdagangan Bebas Batam.

Dalam sesi diskusi beberapa pengusaha Amerika menanyakan kebijakan pajak pemasukan barang impor, upah tenaga kerja, serta insentif lain yang diberikan selain yang telah ditawarkan oleh pemerintah pusat. Bahkan pada diskusi tersebut AmCham juga menaruh perhatian pada pengembangan MRO (maintenance repair overhaul) di bandara Hang Nadim Batam, kegiatan logistik dan hub, pariwisata, dan industri kreatif animasi.

Source : Haluan Kepri

Bisnis properti di kota industri Batam terus bergairah dalam beberapa tahun terakhir, dan hampir dipastikan akan lebih prospek lagi ke depan. Pasalnya, tahun 2015 mendatang Indonesia memasuki  Asean Free Trade Agrement (AFTA) dan Batam menjadi salah satu daerah perbatasan yang dipastikan akan ramai keluar masuknya pedagang Asean.
Karenanya, hunian yang masuk kelas premium akan menjadi kebutuhan. Sehingga diyakini laris manis, apalagi harga per unitnya belum melambung tinggi seperti kota besar lainnya di Indionesia yang sudah mencapai Rp2,5 miliar ke atas. .

"Karenanya Bliss Park Apartemen menjadi pilihan tepat dan terjangkau," ungkap Sales Manager Bliss Park Fitri Hardigaluh, baru-baru ini ke awak media dalam jamuan makannya, di bilangan Nagoya Hill.

Terjangkau yang dimaksudkan, lanjut Perempuan yang akarb disapa Galuh ini, bahwa saat ini harga unit apartemen bergensi setara dengan Bliss Park sudah di atas Rp1,5  miliar. Sementara saat ini Bliss Park masih pada kisaran Rp700 juta-Rp1,3 miliar.

"Jauh lebih murah, padahal nilai investasi tinggi," terangnya.

Sementara hunian tepat yang ia maksudkan, Bliss Parka menawarkan  fasilitas one stop living (ketersedian semua fasilitas dalam satu area), berbagai bangunan komersial seperti  keberadaan hotel, executive lounge, pusat belanja, pusat permainan anak, jogging trayek, teman hiburan dan sejumlah fasilitas lain yang terpadu di kawasan seluas 3,7 hektare.

Karena prospek ini, sebagian besar pengusaha yang sudah memesan unit  Bliss Park, tidak hanya pengusaha Tanah Air, tapi justeru sudah banyak pengusaha dari Singapura, Malaysia dan sejumlah negara tetangga.

"Bliss Park bukan hanya sebatas menawarkan lingkungan dengan pemandangan dari bukit, tetapi juga menjual fasilitas di dalam kawasan apartemen," katanya.

Senada dengannya, Public Relation (PR) Bliss Park Lena Tan mengatakan berdasarkan hasil kajian residential apartemen, Batam mencatatkan  pertumbuhan harga tahunan properti mewah sekitar 20 persen.

Sehingga, lanjut Lena, pangsa pasarnya pun saat ini tengah baik, hanya saja gaya hidup tinggal di apartemen di Batam belum menjadi trend. Dia memprediksi peminat apartemen mewah akan naik dan justru meningkat dalam beberapa tahun ke depan sekitar 20 persen  seiring gaya hidup ini menjadi trend.

Apartemen mewah banyak dilirik karena banyak yang menganggap memiliki apartemen lebih nyaman dibandingkan dengan rumah sendiri.

"Banyak keluarga dan yang masih single lebih memilih apartemen karena tidak mau repot, kalau apartemen kan hanya satu ruangan, semua ada dan lebih private,"  ucapnya.

Data lain, sejak tahun lalu, perkembangan hunian mewah di Batam menunjukkan geliat. Dua pemain besar yakni, PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) dengan Orchard Park dan Ciputra Group menancapkan kakinya di Batam Centre. Rumah mewah hingga ruko menjadi produk yang dijual dengan faktor tawar kedekatan dengan Singapura.

Ketua DPD REI Batam Djaja Roeslim, mengatakan bahwa peminat apartemen di Batam masih rendah.  Salah satu faktor belum tingginya karena kondisi Batam yang belum mengalami kepadatan seperti di Jakarta.

"Sekarang belum, tapi kita tau kedepan peminatnya akan terus tumbuh seiring dengan semakin berkembangnya Batam," ungkap Djaja melalui sambung telponnya.

Apartemen untuk kelas high end juga agak sulit menentukan karena golongan harga sewa hunian vertikal kelas itu biasanya dijual dengan harga di atas Rp20 juta per m2, bahkan di Jakarta mencapai di atas Rp35 juta m2. Sementara harga di Batam masih jauh di bawah itu sehingga digolongkan menengah ke atas.

Karenanya, Ia melihat prospek apartemen atau hunian vertikal di Batam dinilai sudah cocok untuk dikembangkan di kawasan Nagoya mengingat lahan yang semakin terbatas. Harga lahan di kawasan Nagoya juga semakin menjulang.

Kawasan itu dinilai cocok karena pesatnya pertumbuhan properti kelas premium juga didorong oleh harga tanah yang semakin mahal. Lalu siapa sebenarnya para konsumen yang mengincar properti kelas premium.

2012 lalu, Helmi Soe, Direktur Operasional PT Adhitya Inti  menyebutkan pengembangan Bliss Park di kawasan itu membuat apartemen tiga menara ini menjadi apartemen tertinggi di Batam.

Pembangunan awal baru meliputi 667 unit menara pertama 23 lantai. 2015. tiga menara dengan 2.911 unit ditargetkan selesai. Sekitar 220 unit terjual.

Pengembangan akan terus dilakukan untuk mendukung kebutuhan wilayah tersebut untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Pengembangan kawasan juga termasuk hotel oleh Starwood bersama service apartement.

Source : Haluan Kepri

Kementerian Pekerjaan Umum, bersama-sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Batam Kota, akan mengembangkan Kebun Raya Batam (KRB) atau Batam Botanical Garden di daerah 86 hektar.

Berlimpah dengan pohon; lokasi saat ini dikelilingi oleh beberapa resor dan klub golf.

Para pejabat mengatakan taman akan berfungsi sebagai pusat konservasi tanaman pesisir dan diharapkan menjadi objek wisata baru di Batam.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto baru-baru ini meresmikan upacara peletakan batu pertama proyek, menandai dimulainya pembangunan tahap awal.

Taman ini diharapkan mulai beroperasi pada 2019.

"Zona penerimaan KRB akan didanai sebesar Rp 21 miliar (sekitar US $ 1,8 juta) dari anggaran negara. Taman ini diharapkan menjadi pelopor kelas dunia dalam konstruksi kebun raya di Indonesia. Ini akan menyeimbangkan pertumbuhan yang cepat dari kawasan industri dan komersial di Batam, "katanya.

KRB adalah di antara 12 kebun raya yang akan dikembangkan oleh pemerintah selama lima tahun ke depan. Proyek ini akan menggunakan hingga Rp 336.500.000.000 dari total Rp 1,2 triliun yang dialokasikan dana APBN. Dana tersebut akan dikucurkan secara bertahap mulai tahun ini.

Wakil kepala LIPI Djusman Sajuti mengatakan keanekaragaman hayati Indonesia menyumbang 10 persen dari total keanekaragaman hayati di dunia. Namun, berbagai vegetasi adalah dalam risiko kepunahan akibat deforestasi. Dia menekankan pentingnya botani koleksi kebun perumahan yang cocok untuk lokasi mereka.

"The Batam Botanical Garden akan bermegah koleksi vegetasi pantai. Ini sesuai dengan lokasi taman ini, "katanya.

Secara terpisah, Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan pemerintahannya akan mendukung sepenuhnya pengembangan KRB serta area perluasan 100 hektar. Perluasan lahan tersebut akan mencakup hutan mangrove saat ini terletak di pinggiran luar KRB.

"Jika daerah reservoir KRB direncanakan akan diperluas ke hutan mangrove, daerah bisa mencapai 100 hektare, sehingga lebih besar dari Botanical Garden Bogor (87 hektar) dan bahkan Botanical Garden Singapura (74 hektar)," kata Dahlan di Jakarta Post baru-baru ini.

Ia mengatakan masuknya hutan bakau akan menggarisbawahi karakteristik KRB sebagai pusat konservasi tumbuhan pesisir karena mangrove yang merupakan bagian integral dari wilayah pesisir, yang mencegah erosi.

Dahlan optimis bahwa kebun raya baru akan menarik banyak pengunjung dalam dan luar negeri, terutama dari negara-negara tetangga.

"Banyak pengunjung asing, terutama dari Singapura dan Malaysia, menjelajahi hutan mangrove di Kepulauan Riau. Ketika KRB selesai, itu bisa menjadi tempat wisata baru di Kepulauan Riau, "katanya.

Tahun ini, Batam menargetkan 1,5 juta turis asing. Tahun lalu, pemerintah kota melihat 1.304.177 wisatawan asing, lebih tinggi dari 1,2 juta turis asing yang ditargetkan.

Para wisatawan asing terutama berasal dari Singapura dan Malaysia, diikuti oleh Korea, China, Jepang, India, Amerika Serikat dan Australia.

Batam peringkat ketiga dalam hal tujuan wisata asing favorit nasional setelah Jakarta dan Bali.


Source: The Jakarta Post - English

Maskapai Penerbangan Lion Air berencana membuka rute penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam ke Balikpapan, Kalimantan Timur yang terhubung dengan beberapa wilayah lain di Kalimantan dan Sulawesi.

"Izin dari Kementerian Perhubungan sudah keluar. Namun untuk jadwal terbangnya belum dipastikan, meski pihak Lion mengatakan pada Desember ini," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Sabtu.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam merupakan bandara yang dikelola oleh BP Batam, bukan PT Angkasa Pura seperti bandara-bandara lain. Mulai Jumat (6/12) Lion Air resmi menjadikan bandara dengan landas pacu mencapai 4,025 meter menjadi penghubung (Hab) Indonesia bagian barat terutama Sumatera ke wilayah Indonesia tengah dan timur.

"Dari Balikpapan, nanti penerbangan akan dilanjutkan ke Banjarmasin, Berau, Tarakan, Manado, Palu, Makassar tanpa harus transit di Ssoekarno Hatta Jakarta," kata dia.

Djoko mengatakan, pembukaan rute tersebut bertujuan untuk memberikan waktu tempuh lebih cepat dan lebih ekonomis dibanding penumpang dari wilayah Indonesia barat terutama Sumatera daratan harus terbang ke Jakarta baru melanjutkan penerbangan ke kawasan timur.

"Tujuan lain untuk mengurangi kepadatan dan kemungkinan penundaan penerbangan bila harus transit di Soekarno Hatta yang sudah sangat padat," kata Djoko.

Djoko mengatakan selain membuka rute baru ke wilayah tersebut, Lion Air mulai 6 Desember 2013 juga membuka penerbangan langsung ke Semarang satu kali per hari.

Berdasarkan rute penerbangan Lion Air yang disampaikan BP Batam, saat ini Lion Air menerbangi rute, Batam-Sibolga, Silangit, Gunung Sitoli, Meulaboh, Banda Aceh, Loksumawe via Medan.

Selanjutnya Batam-Pekanbaru, Batam-Padang, Batam-Silangit, Batam-Jambi, Batam-Bengkulu, Batam-Palembang, Batam-Natuna, Batam-Pontianak, Batam-Surabaya, Batam-Semarang, Batam-Yogyakarta, Batam-Bandung, Batam-Jakarta, Batam-Tanjung Pandan via Pangkal Pinang.
Selanjutnya Batam-Tarakan, Berau, Banjarmasin, Manado, Palu, Makassar via Balikpapan.

Source : Republika

Batam - Sejumlah delegasi dari Rusia termasuk perusahaan energi Rosatom mengunjungi BP Batam dan menawarkan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk mencukupi kebutuhan listrik industri kawasan tersebut.


"Delegasi menawarkan investasi bidang kelistrikan dengan tenaga nuklir. Batam sebagai kawasan industri yang terus berkembang memang membutuhkan energi terbarukan meski ini membutuhkan pembicaraan panjang," kata Staf Ahli Kepala BP Batam, Asroni Harahab saat memberikan keterangan usai pertemuan di Batam, Kamis (4/9).
Ia mengatakan, Rosatom sudah memiliki pengalaman di bidang pembangkit listrik tenaga nuklir dan telah membangun fasilitas serupa pada sejumlah negara seperti di Vietnam, Bangladesh, Turki.
"Melihat pengalaman yang dimiliki, kami akan membawa ini untuk pembicaraan lebih lanjut. Mudah-mudahan November nanti ada pertemuan lanjutan," kata dia.
Ia mengatakan, pertemuan yang dilakukan di Marketing Centre BP Batam tersebut juga melibatkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Batan, dan PT PLN.
"Kebijakan publiknya harus didudukkan dulu. Kalau implementasikan disetujui tentu akan sangat positif," kata Asroni.
Rosatom, kata dia, tidak hanya akan berinvestasi dan membangun fasilitas tersebut. Namun juga akan memberikan pelatihan terhadap teknologi yang digunakan.
"Masyarakat juga harus diberi pemahaman. Karena selama ini jika mendengar kata nuklir pasti timbul ketakutan dan kehawatiran," kata dia.
Director of Business Development Rosatom, Anna Kudryavtseva mengatakan pihaknya menawarkan pembangunan dua pembangkit dengan masing-masing berkapasitas 1.200 MW.
Untuk membangun fasilitas tersebut, kata dia, investasi yang akan ditanamkan sebesar US$ 9 miliar dolar AS.
Ia juga mengatakan, Batam merupakan wilayah yang aman dari bencana alam terutama gempa bumi sehingga cocok dibangun pembangkit tenaga nuklir.
"Kami sudah sangat berpengalaman pada banyak negara," kata dia.



Artis cantik sekaligus presenter, Lenna Tan kini merambah ke dunia bisnis properti dengan bergabung menjadi seorang marketing sekaligus PR PT Adhitya Inti Grha yang merupakan developer dari Bliss Park
"Tanggung jawab aku nggak cuma memberikan penjelasan produk dan selesai. Tapi harus mikirin juga masalah promosi, branding imej, advetorial, dan mencari data segala hal tentang Batam dan apartemen," urainya.

Bukan hanya soal uang, menurut Lena, kesediaannya untuk bergabung di perusahaan tersebut adalah banyaknya pelajaran dan pengalaman yang bisa dia dapat.
"Suatu kehormatan bisa dikasih kesempatan belajar di projek yang sangat besar ini. Ini projek superblok terbesar, yang akan menjadi ikon baru kota Batam," tandasnya.

 "Menurut aku networking itu disegala bidang ya, tapi ada keuntungan sendiri buat aku karena kebetulan teman-teman di entertainment juga banyak yang pelaku bisnis," ujarnya.
Dengan tema hunian mewah dengan fasilitas bertaraf internasional seperti infinity pool beserta kiddies pool, playground area, sky garden, bbq area, jogging track dengan pemandangan kota Batam dan Singapura, executive lounge, dan shopping arcade Lenna sendiri berani untuk berinvestasi di Bliss Park

Source:
KapanLagi1, KapanLagi2, Artist.Inilah, TabloidBintang, PasBanget   

Kontrol Penggunaan Elektronik dari Smart Phone

BATAM (HK) - Sebagai apartemen smart building di Kota Batam, Bliss Park terus berbenah diri dengan berbagai fasilitas penunjangnya. Salah satunya, dengan bekerjasama dengan PT Telokomunikasi Indonesia (Telkom) Kepri, Bliss Park memasang kabel serat optic di setiap unit apartemen.
Dengan pemasangan kabel ini, nantinya penghuni dapat mengontrol penggunaan lampu dan peralatan elektonik lainnya di dalam apartemen mewahnya, cukup dengan menggunakan smart phone pribadi.

Mantan General Manager PT Telkom Kepri Drs Tony Agusman sebelum pindah tugas mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memasang perangkat kabel serat optic di semua unit di Bliss Park apartemen, tepat waktu.

Karena keberhasilan pemasangan  prasarana telekomunikasi canggih ini menurut Tony, akan menjadi contoh bagi semua smart building di seluruh Indonesia dalam pemasangan kabel serat optic. Sehingga menjadi kebanggaan bila tugas bergengsi tersebut, bisa dilakukan dengan akurat dan sempurna.

Tony menambahkan, pihaknya tidak memiliki kendala yang serius pada pekerjaan pemasangan kabel optic di setiap unit yang sedang dibangun itu. Sehingga Ia optimis para penghuni nantinya dengan mudah mendapatkan layanan cable Tv, internet dan moda telekomunikasi lainnya setelah tersambung.

"Apartemen ini benar-benar modern, karena ini untuk pertama kalinya di Batam setiap unit apartemen tersambung dengan kabel serat optic," ujar Tony yang juga berkeinginan punya tempat tinggal di Bliss Park.

Menurutnya, memiliki unit apartemen di Bliss Park sungguh suatu impian. Karena selain memiliki fasilitas modern, kualitas bangunan sangat terjamin, juga memiliki prospek dan nilai jual kembali yang tidak akan mungkin turun di masa mendatang.

Sementara itu, Direktur PT Adhitya Inti, Anreanto Tan mengatakan bahwa pembangunan apartemen 23 lantai tersebut dikerjakan oleh kontraktor utama PT Tata Mulia Nusantara, yakni sebuah perusahaan kontraktor ternama di Indonesia.

Dan saat ini pembangunan sudah mencapai 45 persen, dan ditargetkan pada pertengahan 2015 mendatang bisa dihuni.

"Kami sedang menyiapkan pembangunan tahap kedua 'The Iconic Tower' bangunan condominium 3 tower yang dibangun di atas shopping arcade," ujar Andreanto.

Lebih jauh dijelaskan, bahwa kawasan Bliss Park apartemen pada tahap pertama sudah terjual 70 persen. Tingginya minat beli ini, karena menurutnya kedepan akan menjadi ikon terbaru di Kota Batam dan  diharapkan menjadi kawasan hunian bergensi baru di Batam.

"Penghuninya bukan hanya dari Batam, melainkan dari kota-kota besar lainnya dan juga warga asing seperti Singapura, Malaysia, Filipina dan Australia," kata Andreanto.

Masih kata Andreanto, bahwa keberadaan Bliss Park apartemen dan hotel dapat membawa kota Batam selangkah lebih maju menuju kota modern di tanah air yang tidak kalah dengan Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Data dari pihak pengembang menyebutkan, penjualan tower A yang penjualannya sudah mencapai 70 persen, mayoritas pembeli berasal  dari kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Semarang dan Pekanbaru.

"Sekarang saat tepat berinvestasi, dimana Indonesia dengan presiden baru yang terpilih akan memasuki era perekonomian baru dan diharapkan pemimpin yang akan membawa udara segar untuk perekonomian Indonesia," ungkap Marketing Manager Bliss Park, Galuh

Di akhir, Galuh juga mengingatkan bahwa selama Bulan Agustus Bliss Park Apartemen memberikan promosi menarik. Karenanya, ia mengundang para pengusaha lokal dan manca negara untuk datang langsung ke Bliss Park. 

Source : HaluaKepri

Materi : Advetorial Batam Pos 11 Juli 2014

BLISS PARK SEGERA RANCANG TOWER BARU
Setelah sukses dengan pembangunan tower A Bliss Park Apartment, pengembang PT. Adhitya Inti Grha saat ini tengah mempersiapkan proyek selanjutnya  yaitu The Iconic Tower di lokasi yang sama, lokasi terbaik di atas bukit dengan pemandangan panoramic terindah melihat pemandangan kota batam dan juga kota Singapura.
Andreanto Tan, selaku Regional Director mengatakan, di atas lahan seluas 3.7 hektar di kawasan pusat bisnis Nagoya, Batam ini pihaknya akan membangun tujuh tower yang akan menjadi bagian dari superblok Bliss Park.
“Tujuh tower itu terdiri dari tiga tower apartemen yang disebut  Medium tower, tiga tower Iconic di atas Shopping Arcade, dan satu gedung hotel berbintang,” ujar Andre di Batam.
Tower apartemen pertama yang dinamakan Bliss Park Apartement Tower A dengan tinggi 23 lantai, saat ini sudah mencapai pembangunan 8 lantai. Tower A tersebut kini dipasarkan dengan harga jual sebesar Rp16 juta per meter persegi dan akan terus naik harganya. Ibu Galuh selaku Sales and Marketing Manager menyatakan bahwa :      “Kami mempunyai komitmen yang tinggi dan konsisten dalam membangun Bliss Park untuk memberikan hasil yang terbaik untuk para penghuni dan investor Bliss Park. Salah satunya kenaikan harga yang akan dilakukan merupakan bentuk tingginya value bagi para investor khususnya dalam membeli unit apartemen ini.”
PT. Adhitya Inti Grha sangat mencermati kebutuhan tempat hunian vertical di kota Batam ini. Tingginya kebutuhan dan permintaan apartemen dengan standard internasional di kota Batam ini menjadi salah satu dasar PT Adhitya Inti Grha membangun superblok Bliss Park. Hal tersebut dapat dilihat dari animo masyarakat yang begitu antusias akan kehadiran Bliss Park terbukti dengan persediaan unit di tower A yang semakin terbatas karena 70% dari tower A telah laku terjual di pasaran.
Kita berkomitmen untuk dapat memberikan hunian yang setara dengan negara tetangga kita. “Pelaksanaan serah terima Tower A akan dilakukan pada kwartal kedua di tahun 2015 dan sekarang kita sudah masuk ke tahap dua pembangunan superblok ini – The Iconic Tower.” Andre menerangkan.
Andre juga menambahkan, “Tower hunian kedua ini kami namakan The Iconic Tower, tingginya 27 lantai dan memiliki private lift setiap unitnya. Harganya tentu saja lebih tinggi dari harga tower A yang sekarang masih murah dan masih mempunyai potensi yang besar untuk mendapatkan keuntungan nilai investasi. Nantinya The Iconic Tower akan jadi seperti KLCC dimana nilai properti disekeliling KLCC naik sangat pesat. Inilah saat yang tepat untuk memiliki Tower A yang harganya pun akan segera naik.”

Galuh juga menerangkan, “PT Adhitya Inti Grha dengan visi dan misi yang kuat membangun keseluruhan superblok dengan bentuk bangunan modern yang sudah siap dengan system rumah pintar (smart home ready) untuk menciptakan dan memberikan gaya hidup sehat dan nyaman untuk para penghuni. Saat ini selain kami menawarkan promo khusus fully furnished dengan gaya modern minimalis, kami juga memberikan promo jaminan sewa selama 3 tahun dan pembayaran pun dapat mudah dicicil 3 tahun. Ini merupakan penawaran sangat menarik yang tidak akan didapatkan di proyek lainnya karena hanya kami yang berani menjamin investasi para investor dari adanya promo ini” ujar Galuh.

MKRdezign

{facebook#https://facebook.com/indrablissparkbatam} {twitter#http://twitter.com/Blissparknagoya} {google-plus#https://plus.google.com/110208109133416695761/posts} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCQ_b9_i_XQnfknjRDwMl28Q} {instagram#https://instagram.com/blissparknagoya}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget